Dilema

Saat surga telah dia punya
Lalu harus apa kutawarkan padanya?
Cuma bilik reot ini yang tersisa

Ketika bertahta dia dalam istana
Bak Prameswari raja semesta
Lalu … patutkah budak ini mendamba?

Jika sang pagi selalu menuntunnya
Sang rembulan pun sudah memberi teduh
Cukup pantaskah puisi kutuliskan buatnya?

Ah … tapi bukankah rasa tak pernah dusta?

Iklan

Satu respons untuk “Dilema

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s